Skip to main content

SEMBAHAN


Kembali perjalananku pagi ini harus terusik
terusik oleh kehadiran bunga tidur
namun kali ini tampak aneh
seolah ia tidak mau pergi

Bunga tidur telah memberi harap jiwaku
jiwa yang haus akan cinta dan kasih
sebuah sosok tulus murni hadir di hadapanku
semalam yang singkat namun penuh makna
penuh arti dan penuh misteri
yang tak terungkap

setampak raga polos, putih murni
memberi senyum manis kepadaku
sosok terbungkus sutera putih
telah menghampiriku
tampak jelas olehku
lumuran cinta pada tubuh indahnya
balutan kasih sayang yang sangat erat
pada jiwa sucinya
akan disembahkan

perjalananku pagi ini
menjadi doa kepada-Nya
kehausan jiwa sahaya lara
kepada cinta pewangi bumi
yang akan menggugah dunia
dengan kelembutan kasihnya


dalam diam, aku mencinta
eki

Comments

  1. cinta itu luas... sangat luas
    kmu ga akan bisa meresapi, mengungkapkan, menyicipi, hanya dalam kediaman.
    jangan terlalu tinggi hati, cinta layak dan memang harus dibagi

    ReplyDelete
  2. Anonymous12:24 PM

    Eki,bukan cinta kalau belum terluka.Kalaupun terluka,yang ada hanya kebesaran jiwa untuk siap menerima cinta yang lebih besar. Kalaupun cinta itu ternyata akhirnya terkikis, kasih akan selalu ada, karena kasih melampaui segala akal, rasa dan logika. Kekuatan terbesar di dunia adalah Kasih..This blog have told me if u doesn't really late to learn technology.Btw, ribetnya isi comment

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pelayanan Publik dan Pengalaman Masa Kecil

Foto di samping saya ambil di salah satu terminal keberangkatan domestic bandara Soekarno-Hatta Jakarta beberapa waktu yang lalu. Di foto ini tempak sebuah layanan jasa pengemasan bagasi bagi pada penumpang untuk memastikan barang-barang bawaannya aman selama berada di bagasi pesawat. Atau dengan kata lain bagi mereka yang khawatir akan keamanan barang bawaannya. Harga perkoli untuk pengemasan kalau tidak salah berkisar antara 30-40 ribu rupiah. Jasa pengemasan ini sudah berlangsung beberapa lama, mungkin sudah beberapa bulan, mungkin sudah setahun, tapi tepatnya belum dua tahun. Sebuah bisnis baru yang menggiurkan. Dilihat dari sudut pandang bisnis, layanan jasa pengemasan ini merupakan bisnis yang menarik, karena semakin hari jumlah penumpang pesawat terbang semakin meningkat, ini artinya peluang pasarnya semakin hari semakin besar. Namun, bagaimanakah bisnis ini jika dilihat dari sudut pandang pelayanan public? Mari kita lihat. Seperti yang telah saya utarakan sebelumnya, bahwa bis...

TAK TERUNGKAP

Rezki Syahrir Terik mentari menjadi penonton setia siang itu. Angin sepoi-sepoi berhembus diantara dedaunan kelapa yang kering. Ayam jantan kurus mengais-ngais tanah untuk melangsungkan hidupnya yang seolah tidak diperhatikan lagi oleh pemiliknya, sambil sesekali mematuk ke tanah jika mendapat rejeki yang semakin langka baginya. Langit cerah memberi sebuah senyum kecut pada dunia, disambut teriakan oleh lahan persawahan yang kering. Dikayuhnya sepeda ontel yang nyaris menjadi barang antik itu sekuat tenaga. Sehabis sekolah, sapi piaraan tatangganya menunggu untuk digembalakan. Pekerjaan itu sudah hampir setahun ia lakoni. Semenjak kemarau panjang melanda desanya tahun lalu, sawah-sawah menjadi kering membuat sapi kehilangan pekerjaannya. Anak itu menggembalakan sapi tetangganya untuk menambah penghasilan keluarganya yang sudah tidak memiliki sumber tetap. Deejab nama anak itu, nama yang singkat diberikan oleh Abdullah ayahnya, seorang petani yang menginginkan Deejab untuk m...

Antara Mbah Surip, Manohara, dan David Hartanto Wijaya

Saya yakin kawan-kawan semua telah mengenal nama-nama yang menjadi topik pembahasan tulisan ini, Manohara Odelia Pinot, Mbah Surip, dan (mungkin)David Hartanto Wijaya. Tulisan ini merupakan respon terhadap tayangan sebuah media televisi swasta nasional tentang pernyataan belasungkawa presiden SBY sesaat setelah mendengar kabar kematian Mbah Surip, seorang musisi eksentrik yang baru saja naik daun. Tidak ada yang salah dari pernyataan itu, dan saya sendiri sangat sependapat dengan pak SBY yang menyatakan salut terhadap semangat Mbah Surip dalam menghasilkan karya-karya secara mandiri. Pak SBY juga kemudian menghimbau aparat pemerintah setempat untuk membantu proses pemakaman mendian Mbah Surip. Sebuah penghargaan yang pantas baginya. Memang perjuangan Mbah Surip dalam menapakkan kakinya di belantika musik Indonesia bukanlah perjuangan mudah. Seiring dengan perjuangan itu kemudian Mbah Surip yang terkenal dengan lagu “Tak Gendong” kemudian tiba-tiba saja menjadi terkenal dan menginspira...